Langsung ke konten utama

Bluetooth HC-05 Module (Master or Slave mode lagi) by meteor store purwokerto

Bluetooth HC-05 Module, berguna sebagai module tambahan agar Minsys dan Maxsys agan (Arduino, Raspberry) memiliki fitur bluetooth connection. (Master/Slave Mode)
Gambar Bluetooth HC-05 Module (Master or Slave mode
Dengan adanya koneksi bluetooth ini, Minsys dapat dicontrol dan berkomunikasi via bluetooth device (seperti gadget/smartphone, komputer, dll).

Koneksi Bluetooth module ini sangat simple, hanya dengan komunikasi serial TTL.

Spesifikasi
Bluetooth protocal: Bluetooth Specification v2.0+EDR
Frequency: 2.4GHz ISM band
Modulation: GFSK(Gaussian Frequency Shift Keying)
Emission power: 4dBm, Class 2
Sensitivity: -84dBm at 0.1% BER
Speed: Asynchronous: 2.1Mbps(Max) / 160 kbps, Synchronous: 1Mbps/1Mbps
Security: Authentication and encryption
Profiles: Bluetooth serial port

Power supply: +3.3VDC 50mA
Working temperature: -20 ~ +75 Centigrade
Dimension: 26.9mm x 13mm x 2.2 mm

Jual  Bluetooth HC-05 Module (Master or Slave mode) di purwokerto, banyumas, cilacap, purbalingga Jawa Tengah
Bisa order lewat
Shopee
Bukalapak
Tokopedia

Atau bisa juga COD/kami antar area purwokerto
Hubungi
Email:dwinanjar94@gmail.com
WA. 08111758198
#meteorstorepurwokerto
#purwokertorobotic
Pusat Toko elektronik di purwokerto yg jual perlengkapan arduino, sensor, modul dan sebagainya di purwokerto

Komentar

Postingan populer dari blog ini

pengertian modul Relay dalam Arduino dan mikrokontroller

Relay adalah komponen yang dapat digunakan sebagai saklar elektronik. Secara singkat, cara kerja relay adalah memanfaatkan magnet buatan untuk memicu kontaktor dari keadaan off menjadi on, atau sebaliknya. Ibaratnya begini, jika ingin menghidupkan lampu, kita harus pencet saklar yang nempel di tembok. Tapi jika  menggunakan relay, kita bisa menghidupkan atau  mematikan lampu tanpa menyentuh saklar lagi. Relay disebut juga sebagai saklar elektronik, yaitu saklar dapat  dikontrol dengan alat elektronik lainnya seperti Arduino Relay umumnya punya 5 pin atau kaki., yang terdiri dari: Dua kaki untuk listrik + dan GND, jika arus dan tegangannya cukup, maka relay akan aktif yang ditandai dengan bunyi „tek‟. Satu kaki sumber C (common), kaki ini yang akan dihubungkan ke kaki NC atau NO. Jika relay akan  digunakan untuk mengontrol lampu rumah, maka  kaki C disambung ke salah satu jalur listrik dari PLN.  Kaki NC (Normally Close), sebelum relay aktif, kaki NC ...

Project simulasi sistem pendingin otomatis menggunakan sensor suhu lm35, motor dc, arduino dan LCD 16x2 pada software proteus

project kali ini membuat; sistem pendingin otomatis dengan menggunakan sensor suhu LM35 sebagai pendeteksi temperatur dan motor DC sebagai pendingin (untuk memutar kipas) dengan dispaly LCD 16x2 dan sistem pengendalinya berupa Arduino uno R3    sensor suhu atau temperatur yang umum digunakan dan harganya terjangkau yakni LM 35. LM 35 merupakan sensor suhu dengan hasil yang presisi, sedangkan keluaranya berupa tegangan yang besarnya linier terhadap perubahan suhu dalam derajat celcius.     pada simulasi kali ini sensor LM 35 berfungsi sebagai pengendali nyala atau padam dari sistem pendingin kipas dalam simulasi kali ini menggunkan motor dc. sedangkan nilai atau output dari sensor suhu lm 35 akan ditampilkan oleh lcd 16x2.    sistem kerjanya dari sitem pendingin otomatis ini yakni jika nilai suhu yang dihasilkan lebih besar dari pada 30 derajat celcius kipas akan menyala dan sebaliknya jika suhu lebih kecil dari pada 30 derajat celcius maka kipas atau m...

Project simulasi lampu lalu lintas (traffic light) simpang 4 menggunakan software proteus

Project kali ini membuat simulasi menggunakan software proteus untuk sistem lampu lalu lintas atau traffic light simpang 4 berbasis microcontroller Atmega 16 . Pada  sistem simulasi ini ditampilkan lcd 16x2 sebagai informasi tambahan bagi para pengendara mengenai nama simpang dan sebagainya. Terdapat pula seven segment sebagai penanda berapa lama lagi waktu atau detik yang tersisa baik itu merah atau hijau. Dan terdapat lampu LED sebagai penanda, untuk warna merah artinya berhenti, kuning untuk siap-siap/ hati hati dan hijau untuk jalan. Berikut desain simulasinya menggunakan software proteus   gambar simulasi proteus untuk sistem lampu lalu lintas 4 simpang  Sistem kerjanya sebagai berikut. Pada sistem lampu   lalu lintas tersebut akan diberlakukan waktu nyala lampu merah dan nyala lampu hijau yakni 10 detik. Dimana waktu akan berjalan mundur dari 9 sampai 0 yang dapat terlihat pada 7 segment yang menyala. Untuk semua simpang waktu nyala hijau dan merah sama yakn...